GP. ANSOR vs. FPI

Juli 23, 2009 at 5:04 pm Tinggalkan komentar

GP Ansor Lamongan “Tandai” Anggota FPI

Wednesday, 4 June 2008 18:01

Lamongan (GP-Ansor): Gerakan Pemuda Ansor Lamongan akan mendata dan mengidentifikasi anggota Front Pembela Islam yang selama ini meresahkan warga Lamongan. GP Ansor Lamongan juga mendesak pemerintah segera membubarkan FPI.

Wakil Sekretaris GP Ansor Lamongan Khoirul Huda, Rabu (4/6), mengatakan, FPI cenderung menggunakan cara kekerasan terhadap kelompok yang dinilai berseberangan. FPI juga sering merusak tempat hiburan yang dianggap memicu kemaksiatan.

Kami menerima masukan FPI di Lamongan juga meresahkan masyarakat karena sering melakukan sweeping terhadap pasangan yang sedang berduaan dan penjual minuman di wilayah pantura Lamongan. “Kami sepakat kemaksiatan dihilangkan, tetapi bukan dengan cara kekerasan disertai penganiayaan seperti yang dilakukan anggota FPI. Di wilayah pantura banyak warga resah,” kata Huda.

Menurut Huda, tindak kekerasan yang dilakukan anggota FPI, Minggu (1/6) lalu di silang Monas, menunjukkan cara-cara brutal. “Kalau pemerintah tidak mau membubarkan FPI, kami akan bertindak sendiri dengan mengarahkan banser. Secara khusus kami telah berkonsolidasi hingga pengurus anak cabang GP Ansor di tingkat kecamatan bahkan hingga pengurus ranting di tingkat desa untuk mendata dan mengidentifikasi anggota FPI di wilayah masing-masing,” katanya.

Huda menjelaskan, sikap Ansor Lamongan tersebut tidak hanya didasarkan aksi anarkis yang dilakukan anggota FPI kepada aliansi kebangsaan di Tugu Monas, tetapi juga didasarkan pada sikap FPI yang meresahkan masyarakat di Lamongan. Anggota FPI melakukan penyerangan tanpa meneliti terlebih dulu duduk persoalannya.

Para anggota FPI sering bersikap liar di luar koridor hukum negara. Kalau sikap seperti itu dibiarkan, mau jadi apa negara ini. “Seharusnya sikap sebagai Muslim tidak seperti FPI. Sikap FPI yang liar malah mencoreng citra Islam. Mereka bersikap sok suci dan cara-cara kekerasan yang dilakukan sangat tidak manusiawi,” ujar Huda.

Selama ini FPI di Lamongan terdeteksi di wilayah pantura, seperti Paciran, Blimbing, dan Brondong, juga wilayah selatan seperti Nggayam. Sudah banyak warga Lamongan dirugikan, seperti penjual tuak digebuki. “Bahkan setiap malam Jumat anggota FPI di Lamongan menyisir pemuda yang pacaran lalu dipukuli. Sejumlah kasus penganiayaan itu bahkan telah dilaporkan ke polisi,” kata Huda. (kc)

Entry filed under: Uncategorized. Tags: .

AKSI ANARKIS FPI HABIB RIZIEQ KECAM FPI PACIRAN

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Juli 2009
S S R K J S M
« Jun   Agu »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Komentar Terbaru

Blog Stats

  • 6,003 hits

%d blogger menyukai ini: